D U A P U L U H

1113 Kata

    "Tidak, Nay. Aku sudah sangat bersalah menjauhkan kalian. Aku harap cara ini yang akan membuat kalian memaafkan semua kesalahan kami."     Perkataan itu masih saja terngiang dibenak Kanaya. Entah mengapa ia masih belum bisa menerima pria itu. Terlebih pria itu masih suami sah sahabatnya, kalaupun mereka bercerai atau...     "Tidak.. jangan sampai." Kanaya menggeleng pelan sembari memukul kepalanya. Entah kenapa pikirannya sedang buruk saat ini.     Setelah mendengar permohonan Meysa, Kanaya langsung pergi meninggalkan mereka. Walaupun samar ia bisa mendengar teriakan Meysa maupun Reynand dari sana.     Ia semakin berlari ketika mendengar langkah kaki dibelakang nya, seseorang telah mengikutinya. Ia pun semakin mempercepat langkahnya menuju lobby.     Saat ini yang ia butuhkan hany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN