Pov Maisha Setelah aku mengetahui sebuah fakta besar, aku menjadi tahu kenapa ibu tidak pernah berlaku baik kepadaku, itu karena aku bukan anaknya ditambah dengan perintah kakak kandungku yang memerintahkan agar ibu menyiksaku, kenyataan yang lainnya adalah bahwa ibuku bukan wanita yang baik. Sudah sepantasnya kakak kandungku yang bernama Aric membenci diriku karena aku hadir dalam sebuah kenistaan, dia tidak pernah mau mengakui diriku apa lagi menyebutku adiknya sendiri tetapi Aric berkata padaku bahwa dia menyayangiku walaupun aku adalah penghancur kebahagiaannya, kakakku memberikan aku sebuah harapan tetapi dia juga memberiku cambuk yang mendalam dihatiku. Ucapannya masih terngiang- ngiang dikepalaku kalau aku adalah penghancur kebahagiaannya, aku tidak membencinya karena dia kakak k

