DLE-11

1054 Kata

° ° Andes POV "SHYLO!" Shylo tak kunjung merespons. Aku panik. Kugendong dia keluar, masuk lift dan dua sekuriti sudah nampak berjaga di dekat pintu lift. "Bantu saya," sekuriti yang satu membantuku membopong tubuh Shylo. Yang satunya membantu membuka pintu. "Hati-hati, Pak!" ucap sekuriti tersebut setelah membantu membukakan pintu mobilku. Aku tak menjawab. Aku panik luar biasa. Aku tak akan memaafkan diriku bila sesuatu terjadi pada Shylo dan calon bayiku. Sebrengsek apapun aku kata orang, aku tak mungkin menyakiti mereka. Tapi sekarang apa?! Aku ternyata serupa iblis, menyakiti Shylo dan bayiku. Shylo melenguh. Kugenggam tangannya sesekali kukecup jemari lentik itu. "Bertahan sayang," ucapku. Kupacu mobilku. Begitu sampai di rumah sakit kugendong dia langsung menuju UGD. T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN