PART 6

1043 Kata
Pagi yang cerah dan sinar matahari perlahan keluar menyinari dua insan yang masih begulung diselimut tebal dalam keadaan berpelukan. Perlahan mata diana pun terbuka,ia merasakan ada sesuatu yang menghimpit perut nya, ia pun meraba dan merasakan tangan seseorang sedang begulung diperut nya denga erat, dengan perasaan cemas ia membalikan badan nya dan disitulah dia seorang peria tampan sedang asik tertidur sambil memeluk nya perlahan diana menghebuskan nafas nya lega.Ternyata yang memeluk nya adalah suami nya ia pun terus menatap pria tampan dihadapan nya.  "tampan" gumam ku dan seketika sebuah suara mengaget kan nya "Aku tau kalau Aku tampan" dan seketika diana pun merona kerna nya Rizky pun membuka mata nya dengan sempurna dan melihat istri nya sedang merona karna malu ia pun trsenyum tipis "cantik"  gumam nya tanpa suara. "Bagamana bisa Aku tidur dengan mas Rizky?" Bingung nya, "apa kau tak ingat?semalam kau yang menyuruh ku untuk menemani mu" kata Rizky sambil tersenyum tipis "Aku? Menyuruh mu tidur dengan ku?"kataku linglung, perasaan semalam Aku menangis dan lalu tertidur. ia tertawa lalu mencium pipiku dengan gemas "mengapa kau sangat menggemaskan" kata nya sambil tertawa sadar kalau ia mengerjaiku seketika Aku memukul tangan nya "dasar jail."kata ku dengan cemberut *** Mereka sedang duduk di meja makan sambil menikmati sarapan pagi yang dibuat diana "Aku pikir Kau sama dengan wanita lain yang takut didapur." kata Rizky sambil melahap makanan nya "walau pun dulu Aku mempunyai pembantu yang menyiapi segalanya, bukan berarti Aku harus sama seperti wanita lain yang harus duduk manis dan menunggu pembantu yang menyiap kan semua, bunda sangat tidak suka melihat anak nya malas, dari kecil Aku sudah terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah" kata Diana sambil memberes kan sisa makan nya dan meletakan didapur. "apa bunda mu sangat pemarah." kata nya lagi, Diana pun menggeleng "tidak bunda sangat baik dan penyayang walau pun ia tegas tapi Aku tau ia ingin yang terbaik untuk anak nya, bunda selalu bilang, setelah Kamu dewasa,Kamu pasti akan menikah dan seorang perempuan wajib bisa memasak bersih bersih rumah agar suami betah dan senang dirumah" Diana meceritakan dengan senyum yang tak lepas "Dan bagaimana bisa ayah mu bangkrut." Pertanyaan itu spontan saja keluar dari mulut Rizky, Diana mengerut kan kening nya. "ntahlah, Aku juga tidak tau bagaman mula nya tapi semenjak ibu tiri ku datang semua nya hancur." kata ku mengingat bagaimana dulu ibu tiri nya datang dan menghancurkan semuanya,  "hmm maaf kalau pertanyaan ku mengingat tentang hal yang tidak mengenakan." kata nya tak enak.Diana hanya balas dengen senyum. "Ok kalau begitu Aku berangkat kerja dulu ya" kata Rizky sambil bangkit dari tempat duduk nya "Iya hati-hati " kata Diana lagi sambil berjalan mengekor Rizky dari belakang sambil menenteng kan tas suami nya, dibalas dengan anggukan oleh Rizky, Diana pun memberi tas dan tak lupa mencium tangan suami nya. seperti biasa Rizky akan membalas dengan ciuman dikening dan juga dibibir wanita itu, walau pun begitu Diana tetap saja masih malu-malu. *** Seperti biasa diana selalu membatu ibu IJah dan kokom memasak membersih rumah, beberapa kali buk Ijah slalu melarang Diana membantu nya tapi Diana dengan keras kepela nya ingin melakukan itu semua hari sudah mulai mahgrib tapi Rizky belum juga pulang,beberapa menit terdengar suara hentakan kaki berjalan menuju ruang makan. "hey." Diana pun memutar kan badan nya dan disana lah Rizky sedang berdiri dengan wajah yang lelah "mas udah pulang sini kita makan dulu." ajak Diana mereka pun menyantap makanan mereka masing-masing. "Mas besok Aku mau belanja bulanan paling jam satu Aku udah pulang" kata Diana sambil membereskan tempat meja makan nya. "hmm ok, Aku temanin besok." kata Rizky santai "hmm nggk usah, Aku sendiri aja kan besok mas harus kerja." tolak Diana "tidak ada bantahan, Aku temanin kamu besok,ok. Sekarang kamu tidur, kamu pasti capek seharian beres-beres rumah biar simbok aja yg bersihin sisa nya." kata Rizky dengan lembut "nggk papa mas aku masih bisa sendiri kok, kasian ibuk capek, lagian Aku bantu ibuk cuman nyapu selebih nya dia semua yang kerjainnya." "memang harus, Aku menggaji mereka buat berkerja bukan untuk santai." kata Rizky. lagi "ya udah mas tidur sana." usir diana sedikit memaksa "kamu ngusir Aku? Berani sekarang ya." kata Rizky dengan berjalan pelan kearah Diana dan dengan reflek Diana berjalan mundur dan lalu berlari "hey janga kabur kamu ya." Diana berlari mengitari kolam dan Rizky pun dengan cepat mengejar nya, dan aksi kejar-kejaran terjadi sampai ruang tangah "nah kena" Diana pun berteriak saat Rizky memeluk pinggang Diana, mereka sambil tertawa bahagia "hahaha ampun mas." ucap Diana tertawa sambil menahan geli saat dikelitiki oleh Rizky "hahaha rasain kaamu." kata Rizky yang masih semangat terus mengkelitik Diana tanpa ampun "hahaha mas ampun, MAAAS APUUUUN" teriak cempreng Diana menghentikan aksi Rizky tadi "hah hah hah ampun sayang , teriakan mu " kata Rizky mengusap kuping nya "mas sih, jail." Kata Diana kesal. Mereka pun saling padang, lalu tertawa lagi. "kenapa kamu bisa secantik ini."kata Rizky sambil menatap Diana begitu dalam, Diana yang ditatap seperti itu pun tersipumalu "dari dulu Aku memang sudah cantik, mas aja yang baru sadar."balas diana dengan bercanda, namun mendengar perkataan Diana seperti itu membuat timpul perasaan bersalah di hati Rizky "maaf."kata Rizky dengan nada bersalah nya "menagapa harus mintak maaf sih,mas."kata Diana bingung "maaf kalau selama ini Aku selalu membuat mu menangis." "suadah lah mas, yang lalu jangan diingatkan lagi, sekarang ini kita coba untuk hidup baru hidup yang lebih baik dari belum nya, kita pasti bisa membangun rumah tangga yang bahagia."kata Diana dengan semangat. melihat binar mata Diana membuat Rizky menghangat, iya semoga ia bisa membangun rumah tangga yang bahagia, walau pun ada kaeraguan dihatinya. "apakah Aku bisa? Aku memang sudah mulai nyaman dengan Diana, tapi Aku juga tidak bisa meninggal kan Putri begitu saja." kata Rizky dalam hati. Ada banyak rahasia yang Diana tidak tau tentang nya, sebuah perjanjian membuat nya harus terikat dengan Putri.  "mas,Aku ngantuk."kata Diana dengan nada manja, Rizky pun tersenyum. "ayo kita tidur." ajak Rizky sambil menggandeng tangan Diana menuju kamar. setelah mereka merebahkan badan, Diana pun langsung tertidur dipelukan nya. Rizky mengusap pipi Diana dengan sayang. "Aku tidak tau apakah rumah tangga kita akan bertahan Diana, mengingat masih ada hati yang harus Aku jaga. Aku menyayangi mu tapi Aku tidak bisa melepas dia begitu saja, setidak nya sampai dia memiliki seseorang yang mau menerima nya."kata Rizky dengan putus asa bersambung.....
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN