Ruslan pulang sekitar jam sepuluh pagi. Ia mampir ke rumah Bu Haji Miftah karena Halimah sedang membantunya memasak. Ruslan ditelepon oleh Bu Haji Miftah untuk mengambil makanan. Ia membelikan Ruslan sarapan. "Assalamu'alaikum," salam Ruslan. "Wa'alaikumussalam," sahut Bu Haji Miftah dari dalam. "Ayo, masuk!" Bu Haji Miftah segera mempersilakan Ruslan masuk. Ruslan mengangguk sopan. "Bagaimana kalau kau sarapan di sini? Ibu juga belum sarapan. Ada ketoprak, soto Madura dan juga gorengan. Kata Halimah, kau suka sekali makan gorengan. Sarapan di sini saja, ya!" Ruslan tersenyum, tampak rikuh. "Abang!" Halimah muncul dari dapur, lekas mencium tangan Ruslan. "Halimah sebetulnya sudah masak. Tapi tak apa-apa kita sarapan di sini. Tak enak, Bu Haji sudah membelikan makanan untuk sarapan

