36. Tiga Puluh Enam

1271 Kata

"Limah, lihat si Weni!" Bu Joko melihat Weni yang sedang senyum-senyum sendiri menyuapi anaknya. "Kenapa dengan Weni, Bu Jok?" "Senyum-senyum sendiri dari tadi," sahut Bu Joko. Halimah memperhatikan Weni. "Dia sedang mengajak senyum anaknya, ya?" "Bukan, dia senyum-senyum sendiri, kau perhatikan lebih seksama!" tukas Bu Joko. Halimah memperhatikan Weni. "Eh, iya, kenapa, ya? Apa jangan-jangan jus pinang mud .... " "Sstt, nanti kita tanyakan kalau sedang tidak banyak orang!" potong Bu Joko. Halimah mengangguk sambil mesem. "Bu, Ibu, ada barang baru. Panci serba guna. Panci ini bisa dipakai masak air, masak sayur sop dan jenis sayur lainnya, masak mie juga lebih cepat matang!" Sarwan penjual perabot keliling meletakkan tanggungan barang dagangannya. "Hei, Sarwan, yang namanya panci

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN