23. Bercengkerama

1030 Kata

Halimah duduk di depan televisi. Matanya lurus menatap acara gosip yang sedang tayang. Namun pikirannya sedang berada di tempat lain.  Jauh di sudut hatinya, Halimah merasa penasaran dengan kehadiran Mira. Kenapa bisa pagi itu Ruslan memanggil Mira dengan sebutan Abang.  "Dek!" panggil Ruslan yang muncul dari dalam kamar. Halimah masih diam.  "Dek, nonton acara gosip sampai tak berkedip." Ruslan duduk di sebelah Halimah. Ruslan menggoyang-goyangkan tangan di depan wajah istrinya.  "Eh, Abang. Duh, wanginya suamiku ini!" Halimah menciumi lengan baju Ruslan. "Minyak wangi baru?" "Iya, tadi Abang beli. Teman Abang jualan minyak wangi," jawab Ruslan. "Aku tak dibelikan?" Ruslan menggeleng. "Ih, Abang lupa sama Limah?" Halimah cemberut. "Abang bingung, nanti salah beli seperti waktu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN