75. Pernikahan Atikah

1398 Kata

Hari Pernikahan Atikah tiba. Ternyata semua tetangga yang sering berada di warung Bu Sumi diberi seragam khusus. Batik dengan nuansa ungu. "Alhamdulillah, aku jadi tidak perlu membeli baju khusus untuk menghadiri acara pernikahan, badanku melar sejak melahirkan," ungkap Weni pada Halimah. "Kau make up di salon mana, Mah?" tanya Weni seraya menggendong anaknya yang tertidur. Halimah yang sedang makan jeruk setelah mencicipi hidangan prasmanan berseru riang, "Bagaimana riasan wajahku?" tanya Halimah. "Bagus, flawless sekali kulit wajahmu!" puji Weni. "Serius, Wen?" tanya Halimah. Weni mengangguk. "Di salon mana? Kau tampak pangling, tambah cantik, Mah!" puji Weni lagi. "Belajar sendiri, tutorial lihat dari youtube," sahut Halimah bangga. "Kalau aku tahu kau bisa dandan, aku tak per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN