Permintaan Karen

1508 Kata

"Aku bisa pulang sendiri, Mas," ucapku pada Mas Arga saat dia melihatku berberes di kamar Dina. "Kita pulang sama-sama," balasnya singkat, tanpa menoleh ke arahku. "Kamu tahu, Mas. Aku masih sangat kesal dengan semua kebohonganmu. Maaf jika nanti aku tak bisa seperti dulu," balasku. "Nggak apa-apa, Karen. Aku paham dan sangat mengerti. Kamu berhak marah, kamu pantas kesal dan wajar kamu sakit hati. Cuma satu hal yang harus kamu tahu, jangan ambil keputusan untuk berpisah. Kita perbaiki semua dari nol okey?" Mas Arga menatapku lekat namun aku buru-buru mengalihkan pandangan. "Aku nggak tahu, Mas. Aku ingin istikharah terlebih dahulu. Ada banyak hal yang menjadi pertimbanganku." "Soal apa? Kesalahanku hanya satu, Karen. Menikah dengan Dira tanpa sepengetahuanmu, tapi cinta, kasih s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN