"Ohya teman-teman, selain pintar soal akademik. Ternyata teman kita ini juga pintar merebut suami orang. Ini sahabat saya dari Jogja. Namanya Dira dengan dua orang anak. Dia adalah istri pertama dari Arga, yang kini manjatuhkan talak padanya hanya demi perempuan ini. Karenina. Teman sekelas kita yang ternyata seorang pelakor!" Aku kembali mengeja ucapan Rita yang terdengar begitu keras dan lantang. Suaranya menggelegar, memenuhi tiap sudut ruangan. Kutatap wajah perempuan itu yang kini tersenyum miring ke arahku. Sepertinya Rita dan Dira teramat puas sudah mempermalukanku seperti ini. Aku tak menyangka jika mereka akan bersekongkol bahkan memfitnahku di depan banyak orang. Aku benar-benar nyaris pingsan andai saja tak ada tangan yang tiba-tiba menyangga tubuhku lalu menegakkannya perla

