"Ren, aku benar-benar minta maaf. Nggak tahu cerita sebenarnya seperti apa. Aku mengenal Dira kalau tak salah memang baru setahunan ini. Sejauh itu kulihat hubungannya dengan Mas Arga begitu baik dan bahagia. Kupikir dia dan Mas Arga memang saling mencintai sejak awal menikah. Arvin dan Irvan kukira juga anak kandung Mas Arga sebab dia sangat menyayangi kedua anak itu. Begitu tulus, seperti kasih sayang seorang ayah kandung pada anaknya sendiri. Tak menyangka jika cerita sebenarnya seperti ini. Lebih tak menyangka lagi jika selama ini Dira terlalu pintar bersandiwara. Sekali lagi aku minta maaf dan janji tak akan lagi mengusik rumah tanggamu dengan Mas Arga," ucap Rita dengan penuh penyesalan. Kedua matanya berkaca saat menatapku. Perutku terasa kram mendadak bahkan jemariku sedikit berge

