Terbongkar

1929 Kata

POV : ARGA "Ren ... kamu sudah bangun 'kan?" Kuketuk pintu kamar beberapa kali, berharap Karen segera membukanya dan aku bisa kembali ngobrol dengannya seperti biasanya. Cukup lama aku mengetuk pintu, tapi tak ada sahutan dari dalam. Pikiran semakin tak karuan. Berbagai kemungkinan dan ketakutan mulai menyesaki benak. Aku takut Karen kenapa-kenapa di dalam kamar. Mungkinkah dia pingsan? Buru-buru lari ke pintu samping untuk melihatnya dari jendela, tapi sayangnya Karen tetap tak menyahut. Berulang kali kuketuk jendela, tak ada jawaban apapun dari dalam. Kekhawatiranku semakin bertambah hingga mau tak mau kudobrak pintu kamar. Aku tercekat saat melihat Karen masih terbaring di atas ranjang sembari memakai selimut separuh badan. Dia tidur sambil memakai earphone, pantas saja tak mende

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN