Tak Berkutik

1620 Kata

POV : ARGA "Lantas, rencana kamu selanjutnya apa, Dir?" Pertanyaan Rita kembali menyadarkanku dari lamunan dan kembali menajamkan pendengaran. Aku tak ingin melewatkan kesempatan ini. "Apa kamu punya rencana atau tujuan lain?" ulang Rita membuatku menghela napas panjang. Detik ini aku masih berharap tak ada rencana buruk yang akan dilakukan Dira di kemudian hari. Namun, harapanku ternyata sia-sia belaka. Dira memang berbeda. "Tujuanku cuma satu, jika tak bisa mendapatkan Mas Arga, maka Karen pun tak boleh mendapatkannya, Rit," ucapnya penuh penekanan. Aku kembali geleng-geleng kepala mendengar keegoisan Dira. Ternyata selama ini dia memang bermuka dua. Di depanku dan ibu nyaris begitu sempurna dengan kelembutan dan cinta yang dia punya, tapi di belakangku dia penuh duri. Tajam dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN