Ketahuan

1505 Kata

Kembali kutatap tespek di telapak tangan. Garis dua muncul dengan jelas di sana. Aku tak tahu harus bersedih atau bahagia melihat hasil tespeknya. Ternyata dugaan Mas Arga benar. Saat ini aku memang hamil. Bulan ini kupikir hanya telat haid seperti biasanya yang memang nggak teratur tanggalnya, namun ternyata kali ini berbeda. Satu hal yang dulu paling kutunggu, kini justru membuatku bingung. Mas Arga pasti tak akan membiarkanku menggugat cerai apalagi jika dia tahu kondisiku saat ini. Tak mungkin dia membiarkanku pergi sementara ada janin dalam rahimku yang selama ini dia nanti. Argh! Kenapa semua ini terjadi di saat aku sudah memilih pergi? Jika memang aku tetap bersamanya, apa Mas Arga akan membiarkan Dira pergi seperti yang aku harapkan selama ini? Percuma jika aku tetap tinggal, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN