BAB 57

213 Kata

Kehancuran sudah di depan mata, Draco kembali kepada dirinya yang diselimuti rasa marah, dendam, dan rasa takut. Seluruh Helllas merasakan dampak dari kejadian hari itu, di saat Draco kembali dengan membawa Calla yang sebelah kakinya telah Draco potong karena amarahnya yang tak mampu lagi ia tahan. Sangat mengerikan, Draco datang dan memasuki gerbang Kerajaan dengan kuda putihnya dan Calla yang menangis dengan darah segar yang mengucur dari kakinya. Calla kehilangan kakinya! "Hisk, mengapa kau melakukan semua ini?! Kau, kau iblis kejam!" Calla menangis, dia memukul-mukul pundak Draco. Namun semua tak berpengaruh apapun, Draco hanya terdiam dengan wajah datar dan pandangan dingin. "Kau! Biarkan saja aku mati! Bunuh saja aku! Untuk apa aku hidup tanpa kaki?!" Calla memberontak, dia tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN