Aro yang menyadari ada yang tak beres dengan Jayden kembali menelisik ke sekitar, penciiuman tajamnya menemukan bau aneh, bau yang sebelumnya tak pernah ada. Namun Aro memilih diam, dia masih mengamati Jayden yang sepertinya sedang sangat ragu untuk meminum obat herbal yyang Aro bawa. "Mengapa kau tak meminumnya Pangeran?' tanya Aro. Jayden memandang Ao dengan sangat serius, "apa kau membuat obat herbal ini menjadi sesuatu yang lain?" pertayaan itu meluncur dari bibbir Jayden. "Tidak, aku hanya membawkanmu obat herbal untuk kesehatan-" "Tapi aku menjadi lembih lemah setiap hatri," ppotong Jayden dengan cepat. "Aku bersumpah pangeran, aku tak tahu apapun tenyang kondisimu yang melemah, aku hanya membuat racikan sesuai obat herbal pada umumnya, mungkin saja kondidimu yang terus merasa l

