37- Dimulainya Rasa Sakit

1057 Kata

"Oh, kau sudah bangun putri tidur?" ejek Rhea kepada bCalla yang baru saja membuka matanya, Calla tertidur sangat lama namun tenang saja semuanya hanyalah efek dari obat yang diberikan. "Nona Rhea? Ma-af..." Calla bahkan sampai membungkuk sembilan puluh derajat kepada Rhea. Bukankah Calla begitu sopan? Namun tetap, sayang sekali nasib Calla tak serakah itu padanya, takdir menyakiti Calla setiap detik. "Dasar selir murahan!" desis Rhea tanpa menatap Calla. Rhea berjalan dan membuka jendela yang ada di ruangan tempat dimana Calla tertidur, paviliun pribadi Draco, ruangan pribadi Draco. Calla yang merasa heran mengapa Rhea bisa berada di sini akhirnya memilih untuk tetap diam, dia tak lebih dari selir yang tak memiliki kuasa apapun untuk bertanya kepada Rhea, Rhea adalah selir kesukaan R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN