Yudha keluar dari lift menuju area parkir basement di mana ia memarkirkan mobilnya di sana. Sepanjang jalan wajahnya memncarkan kecerahan, senyumnya sesekali mengembang, ia tampak bahagia meski harus meninggalkan apartemen itu tanpa dapat menyentuh Ayla seperti yang diharapkannya. Namun, ia akan sabar menunggu, wanita itu akan menjadi miliknya seutuhnya dalam waktu dekat. Ia sudah memiliki kartu penting yang akan membuat Maura mau tak mau menerima Ayla. Ini negosiasi yang sempurna. Selang beberapa mobil dari kendaraan laki-laki itu, Ayla sengaa meminjam mobil sehabatnya untuk datang ke tempat itu tanpa sepengetahuan suaminya. Ia sekarang tak mau laki-laki itu tau ia akan mengncok simpanan suaminya. Hatinya bertambah geram saat melihat senyum semringah laki-laki itu saat masuk ke dalam mob

