Sebuah masker menjadi properti tambahan untuk Lintang siang ini, ia langsung memasangnya setelah kendaraan Segara berhenti di area parkir sebuah kafe, yang jelas bukan Moonstruck. Segara mengernyit menanggapi perbuatan Lintang, ia bahkan tak tahu kapan Lintang mempersiapkan masker di tasnya. "Kenapa pakai masker? Lo nggak lagi flu kan? Suaranya juga normal-normal aja," tegur Segara, ia juga melepas safety belt. "Pengin pakai masker aja." Segara mengernyit, jawaban yang baginya tak memuaskan, ia berpikir sesaat. "Hm, gue tahu jawabannya. Pasti karena mau ketemu bokap lo kan? Karena ini Jakarta, jadi lo sok kamuflase kayak gitu. Bener nggak tebakan gue?" "Udah tahu, pakai nanya." Lintang sewot, ia hendak membuka pintu, tapi Segara menahannya. "Apa lagi?" "Lepas aja kenapa sih, ketemu ba

