Tudung hoodie oversize lagi-lagi menutupi kepala Lintang, ia melangkah melewati gerbang seraya sesekali mengusap leher, sebuah plester luka warna cokelat menempel di sana, bukan bekas cakaran, tapi kissmark Segara yang masih terlihat untuk satu hari. Kemarin Segara bilang bisa hilang satu minggu kan? Lintang merasa cukup cemas, sejak pagi suasana hatinya sedang buruk, wajah cewek itu suram seperti tanggal tua. Kali ini sepasang tangan tersimpan di saku hoodie, ia menatap ke arah lapangan basket, di sanalah Segara berada, mendrible bola melewati teman-temannya, tertawa tanpa beban seolah tak pernah berbuat dosa. Lintang cukup kesal melihat semua itu, Segara bertingkah seakan di bumi ini hanya Lintang yang bersalah, seperti semalam, usai membalikan keadaan—menjadi Lintang yang marah-marah,

