Jamal dan Aruna

1191 Kata

Hingga pagi pun tiba, Aruna masih belum melihat Anton kembali. Ia bahkan tak bisa tidur dengan tenang. Ia benar-benar sangat kecewa dengan sikap Anton padanya. Jika boleh memilih, mungkin ia akan memilih untuk tetap hidup bersama dengan ibu dan kedua saudara tirinya. Mereka sudah jelas selalu membuat Aruna menderita, hanya saja Aruna masih bisa bebas dengan bekerja di warung bu Asnah. Aruna mencoba menghubungi Anton melalui ponselnya, tetapi ia hanya mendapatkan penolakan dari sana. Ternyata, di kamar Anton masih terlelap, Lisa yang mendengar suara dering ponsel Anton langsung mengambil dn menatap layar ponselnya. Ternyata, nama si Miskin yang tertera. Ia menolak panggilan dari gadis yang menjadi istri sah Anton sekarang. Lisa tak merasa kalah, karena ia masih bisa menguasai Anton.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN