Aruna terpekik saat tiba-tiba, Anton meraih jemarinya untuk di genggam. Dia sangat gugup, mereka kini tengah berada di depan rumah kedua orang tua Anton. "Jangan terlalu percaya diri, ini semua sandiwara…" ucap Anton berbisik pada Aruna. Aruna pun menatap telapak tangannya yang di genggam oleh Anton dan Anton tampak biasa saja. "Sangat tampan, tapi sangat misterius. Aku nggak tau, kenapa orang ini mau aku yang menjadi istrinya," gumam Aruna dalam hati. Mereka berdua jalan beriringan masuk ke dalam rumah kedua orang tua Anton. Hana dan Darka menyambut kehadiran mereka dengan senang. "Aduh, pengantin baru… keliatannya fresh banget sore ini," goda Hana sambil terkekeh. Anton hanya memutar bola mata malas, berbeda dengan Aruna yang hanya membalas dengan senyuman kikuk. "Assalamualaikum

