BAB 35

1860 Kata

“Kalau kamu memang tidak bisa mencintai Nabilla, mama berharap lepaskan dia daripada kamu menyakitinya, dan silahkan kalau kamu mau berhubungan dengan wanita manapun! Mama dan Papa tidak akan pernah melarangnya lagi” Bara memejamkan matanya sejenak, kalimat-kalimat mamanya seakan memenuhi pikirannya yang semakin kalut. Ini sudah satu bulan semenjak Bara membatasi ruang gerak Nabilla, memperbolehkan ia keluar rumah hanya untuk mengantar Abbas ke sekolah. Dan semakin hari, keinginannya untuk mengikat Nabilla semakin membuatnya merasa bersalah. Ditambah kepergian Lucy, keinginan Nabilla untuk bercerai seperti sebuah palu godam yang memukul telak di sudut hati yang selama ini sangat ia lindungi. Setelah lama melawan dirinya sendiri, akhirnya disinilah Bara, di ruang kerja dalam rumahnya denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN