Chapter 21

1451 Kata

"Sabrina beneran udah enggak papa, Mas. Hari ini pulang aja." "Serius? Kalo masih ada yang sakit, enggak papa kok dirawat disini dulu." Sabrina yang mendengar itu menghela nafas pelan. Sebenarnya ia sudah tidak apa-apa, kemarin ia hanya merasa lemas dan ketakutan. Kini dua hal itu sudah menghilang dan merasa dirinya sudah baik-baik saja. Lain lagi dengan Andaru yang masih super khawatir. Pria itu menatap ke arah isterinya denga telitit, siapa tahu Sabrina berpura-pura terlihat sudah sehat agar bisa cepat pulang. Tapi setelah memperhatikan ekpresi isterinya yang kembali terlihat cerah, Andaru menghela nafas lalu mengangguk. "Oke, kita pulang. Saya urus administrasinya dulu," tutur Andaru melepaskan genggaman tangan isterinya. "Jangan kemana-mana, tetap disini," perintah pria itu membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN