Chapter 47

1870 Kata

"Nyonya, buah-buahnya mau ditambah lagi?" Seorang perempuan dengan pakaian pelayan bertanya pada majikannya. "Udah lengkap kayaknya. Eh, Pa? Ini udah pas belum buahnya apa mau ditambah?" tanya Amina sambil mendongak ke arah suaminya yang baru saja masuk ke dalam ruang makan. Pria paruh baya itu nampaknya pulang lebih awal dari kantor. "Udah, Ma. Cukup itu aja," jawab Andreas mendekat ke arah sang isteri dan memberikan ciuman di pipi. Amina yang mendapat perlakuan itu merasakan pipinya menanas. Huh, Suaminya itu selalu saja seenaknya! Andreas menggerakan dagunya untuk mengusir pelayan dari ruang makan. Pria itu menarik kursi makan lalu duduk disana. Ia juga menarik isterinya untuk duduk dipangkuannya. "Mas, mau ngapain?" tanya Amina gugup. "Mau ngapain lagi, makan kamu," bisik Andreas m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN