Seumur hidupnya, Andaru tidak pernah sebingung ini. Jika dia ingin tidak menyukai seseorang, maka ia akan memilih untuk melupakan orang itu. Dan jika dia menyukai orang itu, dia akan memperlakukannya dengan baik. Untuk pertama kalinya, Andaru ingin melupakan seseorang dan juga memperlakukannya dengan baik. Mungkin karena seseorang itu adalah Ayah kandungnya, ia masih ingin menciptakan sesuatu yang baik. Andaru mengusap wajahnya kasar, menghela nafas panjang yang penuh beban. Walau jam sudah menujukan pukul 11 malam dan ditambah kesunyian malam, Andaru tetap tidak bisa menutup kelopak matanya untuk tidur setelah mendengar semua perkataan Lingga. Jujur dari dalam hatinya, ia senang jika Prasmana masih mencintai Shinta tanpa berkurang sedikit pun sampai detik ini. Ibunya memang pantas dic

