Bruk! Aku terjatuh. Tersungkur. Setelah sebelumnya tersandung kaki sendiri saat menaiki tangga pertama pergi ke lantai atap. Terasa ada perih pada salah satu lutut, walaupun begitu pelarian tetap kulanjutkan dengan terus memaksa naik. Hanya satu tempat di atas sana yang menjadi lokasi ternyaman dan ternyaman dari semua orang di kampus ini. ''Papa mempunyai tempat yang cukup nyaman untuk bersantai menikmati hembusan angin sambil membaca buku di atas sana. Kamu bisa menggunakannya sesekali jika mau,'' ucap Papa sambil menyerahkan dua buah anak kunci dulu saat pertama kali berkuliah di sini. Beruntung salah satu benda itu tidak pernah berpindah tempat hanya ada di dalam pouch kecil serba guna yang selalu kubawa saat ke kampus. Semenjak hari itu, tempat ini sela

