Semalam hujan turun deras, ketika Arum berkemas. Ia merapikan semua berkas kependudukan yang mungkin akan diminta di Pengadilan Agama besok. Ya, besok Arum akan datang ke Pengadilan Agama untuk menuntaskan kasus perceraiannya dengan Bagas. Sudah terlalu lama masalah ini mengendap dan ia merasa perlu untuk menyelesaikannya dengan segera. Demi pernikahannya dengan Hendrik, demi masa depannya dan anak-anak. Arum sejenak bersandar pada dinding kamarnya saat ia menemukan album kenangan saat ia dan Bagas masih baik-baik saja. Arum menangis. Air matanya berlinang. Ia menikmati lembar demi lembar gambar di album itu. Ada Bagas dengan jas hitam yang lucu sekali saat mereka menikah dulu. Ada juga gambar Azzam yang belepotan bubur di bibirnya.Ada gambar Azzam sedang menangis dalam gendongan Bagas

