KELAHIRAN BAYI ERA Era mengeluh punggungnya sakit, perutnya sakit, rasanya tidak enak sekali. Sedang saat itu Frans masih di kantor. Era menahan rasa sakit itu namun rasa sakitnya benar-benar tidak tertahankan. “Kak, Era tidak tahan sakitnya begitu luar biasa “ Tulis Era di ponselnya namun tidak ada jawaban dari Farns. Lima menit menunggu hingga lima belas menit berlalu dan Era makin tidak kuat lagi. Tubuhnya bergerak ke kanan dank e kiri menahan sakit sambil merintih. Kalau menurut perkiraan dokter kelahiran bayinya masih sepuluh hari lagi tetapi kenapa sekarang sudah sakit ? Era sudah tidak kuat lagi, ia coba menghubungi Frans tetap tidak terangkat. Kemudian Era memberanikan diri menghubungi Azzam. Azzam heran saat telpon dari Era memasuki ponselnya, tumben Era menghubunginya setelah

