Derdi kini memasang infuse di tiang penyangga yang tadi diambilnya dari kamarnya, setelah itu kini dia mengambilkan makan untuk istrinya. Dia memastikan keadaan istrinya nyaman terlebih dahulu setelah istrinya sudah mengatakan bahwa dia merasa nyaman, kali ini Derdi akan mengambilkan sarapan untuk istrinya. Jika dibilang dia sangat bucin kepada istrinya itu memang benar, Derdi hanya bisa melakukan ini dia bahkan tidak bisa membandingi pengorbanan istrinya yang kini mengandung anaknya. Kerap kali istrinya mengeluh kecapekan dan tubuhnya kesakitan, belum lagi istrinya harus bertaruh nyawa dalam melahirkan anaknya, dia tidak mungkin bisa membalas semua pengorbanan istrinya dan kini dia hanya bisa membahagiakan istrinya dan memanjakannya, hanya itu yang bisa dilakukannya untuk membalas semua

