Dua hari kemarin adalah hari yang cukup berat untuk Sani. Untunglah ia masih punya waktu untuk menenangkan diri sebelum hari ini menjadi hari pentingnya bersama Steve yang jelas harus ia lalui dengan baik. Memikirkan hari ini cukup membuat kepala Sani pusing. Ia akan segera bertemu dengan keluarga besar Steve yang tentu tak ia kenal sedikit pun. Kecuali Albian, itupun ia baru tahu jika Albian dan Steve adalah sepupu. Hatinya berharap jika hari ini ia tak perlu bertemu Albian, semoga saja pria itu masih dirawat di rumah sakit mengingat lukanya pun cukup parah. Sani sendiri heran, sebesar apa kekuasaan Steve hingga membuat orang tua Albian tak berkutik ataupun menuntutnya atas apa yang dia lakukan pada anak mereka. Hingga hari ini pun Steve terlihat santai saja, seolah bukan seperti orang y

