Setelah jam empat pagi, Sani tidak bisa tertidur lagi. Pikirannya selalu tertuju pada Steve. Tentang apa yang pria itu lakukan sekarang? Dan kapan pria itu pulang? Padahal semalam Steve berjanji akan pulang secepatnya setelah Fey mendapatkan perawatan. Namun pria itu mengingkarinya. Menyebalkan! Sani pun memutuskan untuk membuat pancake untuk dirinya sendiri. Mendadak ia ingin sekali makan pancake dengan es krim vanilla di atasnya. Pasti enak sekali. Tak butuh waktu lama bagi Sani untuk membuat pancake, ia pun menikmati pancake buatannya di ruang TV dan menyetel channel favoritnya. Saat sedang menikmati pancakenya, pintu rumah Sani terbuka dan Steve masuk dari sana dengan wajah lelah, seperti kurang tidur. “ Kamu sudah sarapan? Baguslah,” ucapnya begitu melihat piring berisi pancake yan

