Extra Chapter 6

1941 Kata

Bella sedang bersandar ke sandaran ranjang sambil sesekali mengusap rambut Anna yang sedang terlelap dengan damainya. "Kau tidak tidur?" tanya Aditya yang memerhatikan istrinya itu yang seolah sedang memikirkan sesuatu yang berat. "Entahlah, tapi apa kau tidak merasakan kalau ada yang berubah dari Aira? Maksudnya, sebulan terakhir ini ia lebih murung, bahkan kini ia tidur di kamarnya sendiri. Ketika malam aku selalu ke kamarnya dan aku melihat matanya habis menangis. Apa ini ada hubungannya dengan Ken yang tak lagi menghubunginya, ya?" Bella malah balik bertanya. "Mungkin saja. Walau Ken dan Aira baru berteman beberapa bulan, tapi mereka cukup dekat. Dia pasti merasa kehilangan, tapi aku rasa nanti juga ia akan melupakannya," jawab Aditya yang kini ikut bersandar di tembok sebelah Ayya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN