Ea yang di tinggalkan begitu saja itu tidak tinggal diam, ia pun berjalan keluar dari ruangan sang Kakak dan meninggalkan sang Bunda yang tetap terdiam di kursi itu. Ia yang memang di kawal oleh beberapa prajurit itu berucap, “Beritahukan berita ini pada Raja Jiwoo, Raja Adam, dan Raja Mart! Selebihnya aku tidak ingin Raja bawahan lain mengetahuinya!” Itulah perintah yang Ea berikan pada salah satu Prajurit Zinnia yang segera pergi dari hadapannya untuk menjalankan perintah itu, sementara prajurit Zinnia lainnya masih mengikutinya yang berjalan dengan cepat ke arah kamar sang Kakak yang memang hanya boleh di masuki oleh Keluarga Kerajaan saja. “Aku yakin jika Kakak memiliki sesuatu hal yang ia tinggalkan selain surat yang di pengang oleh Bunda itu!” Gumam Ea pada dirinya sendiri seraya

