Malam itu, Prajurit Zinnia yang pergi bersama Raas dan di perintahkan untuk menunggu Raas dari jauh tersebut terdiam ketika Raas berjalan memasuki salah satu warehouse yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan besi-besi. Prajurit itu terus memperhatikan sekitar warehouse tersebut meski dari jarak yang jauh dan hanya dari sudut depan nya saja, karena ia yakin jika sang Baginda akan kembali keluar melalui pintu itu. Meski ia juga sempat berjalan ke sisi lain untuk mengecek pintu belakang. Lamanya waktu menunggu yang ia rasakan pun akhirnya membuat dirinya merasa semakin gelisah, belum lagi ia menyaksikan bagaimana lelaki yang tadi di temui sang Raja dengan santainya melesatkan anak panah pada rekan satu timnya hingga tewas. Itulah yang memicu dirinya merasa khawatir dengan keadaan Raas d

