Keputusan dan Restu

1587 Kata

Setelah Ea yang pergi meninggalkan ruangannya, Raas hanya bisa terduduk diam dan menghembuskan napasnya berulang kali. Memikirkan bagaimana dirinya harus pergi dari Istana Kerajaan sore nanti, namun tidak mendapatkan persetujuan dari sang adik. Meskipun nanti pada akhirnya Raas akan tetap pergi mencari ramuan itu di tanah Penyihir. Tetapi tetap saja Raas menginginkan jika Ea menyutujui apa yang telah dirinya putuskan. Raas berdiri dari tempatnya dan akan bersiap untuk memberitahu sang Bunda, juga akan mempersiapkan apa saja yang akan ia bawa untuk pergi ke tanah para Penyihir itu. Raas berjalan keluar dari ruangan tersebut dan melihat Ea yang berjalan dengan langkah kaki yang tergesa-gesa menghampirinya. “Ea?” Panggil Raas dengan kebingungan, mendapati Ea kembali menemuinya setelah s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN