Suara hening itu mendominasi sebuah ruangan besar yang kini hanya di tempati oleh seorang lelaki yang duduk termenung di hadapan sebuah buku yang tergeletak di atas mejanya. Berulang kali lelaki tersebut menghembukan napasnya dengan berat, ia kemudia mengacak rambutnya sendiri yang berwarna hitam sedikit ikal itu. “Apa yang harus saya lakukan saat ini?!” Ucapnya, bertanya pada dirinya sendiri. Lelaki itu kemudian berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah pintu keluar dari ruangan itu, namun ketika ia berjalan menuju pintu tersebut. Sebuah suara bising terdengar sangat kencang dan berhasil menyakitkan kedua telinganya. Lelaki itu berjongkok dan menutup kedua telinganya seraya mengerang kesakitan. Ia berusaha untuk membuka pintu ruangan itu namun tetap melindungi telinganya dari suara b

