Terlambat

2822 Kata

Chua: Terlambat Cuma gara-gara mengenalkan dirinya sebagai teman gue di depan Bang Hans, gue nggak berhenti uring-uringan sendiri. Udah beberapa hari berlalu, tapi sampe sekarang gue masih kepikiran. Lakka bilang begitu kayak nggak punya beban. Santai banget, sesantai ekspresi dia waktu lihat Mas Bizar melambaikan tangannya ke arah gue, dan gue balas. Biasanya Lakka bakalan marah, atau paling nggak menunjukkan raut wajahnya yang nggak suka karena gue berinteraksi sama cowok lain. Tapi, beberapa hari yang lalu dia kelihatan biasa-biasa aja. Sempat ngobrol sama Bang Hans, dan nggak lama dia pamit pulang sama Abang gue doang. Sama gue, nggak. Apa perasaan orang bisa berubah cuma dalam waktu yang singkat? Kayaknya kemaren dia sendiri yang ngotot mau bikin gue balikan sama dia, tapi n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN