Tiga bulan sebelumnya, satu hari setelah kejadian Reyno mencium Alena di depan Inha Gallery, dua laki-laki ini bertemu, Azza dan Reyno saling sapa dalam satu acara pertemuan di Komunitas Pengusaha Muda Kelas Atas. "Kau jangan pernah mempermainkan wanita itu." Ucapnya saat melewati Reyno yang sedang bicara dengan beberapa rekan mereka. Kalimat ini menggelitik Reyno, dia langsung menghampiri Azza saat itu juga. "Apa urusannya denganmu Tuan?" Dia berkata dengan dinginnya, dia tahu laki-laki yang ada dihadapannya ini adalah anak Tuan Setiawan, seseorang yang sangat dia benci seumur hidupnya. "Dia wanita yang baik. Jika kau memang menginginkannya, jangan pernah lukai hatinya karena dia ..." kilatan mata yang penuh sesal itu ditangkap oleh Reyno. "Kau menyesal membuangnya?" Dia berkata deng

