Pagi hari ini Alena lebih dulu membuka kedua matanya, sinar matahari yang masuk dari celah gorden yang sedikit terbuka itu membuat Alena sadar kalau hari ini dia masih harus masuk kantor! Memikirkan hal itu dia segera melompat dari tempat tidur dan segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Reyno yang merasakan kalau sepertinya malam tadi dia benar-benar memiliki kualitas tidur yang sangat baik ini malah tersenyum girang saat menyadari kalau dia masih tetap tanpa busana dibawah selimut milik Alena, memikirkan hal semalam membuatnya makin bersemangat, jika dia baru saja menyaksikan kepanikan Alena ini, dia malah terlihat lebih santai. “Sayang … Kalau kamu capek bisa ijin saja gak masuk, Aku izinin kok.” Teriak Reyno dari luar kamar mandi. “Jangan macam-macam!” balas Alena dar

