Suasana ruang bersalin tampak menegangkan, terdengar suara rintihan yang diselingi dengan tangisan Ida yang mencoba menahan rasa sakitnya. Suaranya begitu memilukan bagi Dimas, sementara itu dokter dan perawat sibuk menyiapkan semua peralatan. "Ayo Bu, kita mulai persalinannya, pembukaannya sudah lengkap kok." Perawat memberitahukan kondisi pasiennya usai diperiksa pembukaannya. Saat semua sudah siap, Ida diperintahkan untuk mengikuti instruksi dokter. Ia telah terbaring di tempat khusus dengan posisi siap mengedan. Ida menatap Dimas memohon dukungannya. "Kamu bisa!" Dimas dengan setia mendampingi istrinya sambil mengucapkan doa-doa agar memudahkan proses kelahiran anaknya. Dirinya benar-benar tegang. Sebab ini adalah pengalaman pertamanya menemani istri melahirkan. Di tengah keteg

