Miko dan Dimas sengaja cuti kerja demi menemani Ida dan bayinya di rumah sakit. Mereka masih larut dalam kegembiraannya. Selain itu Ida juga butuh pendamping untuk mengurus bayinya saat ganti popok atau menyusu. Ida juga butuh teman ke toilet. Meskipun ada perawat namun Ida tetap butuh dukungan keluarganya. "Tadi pagi Aldo nangis terus ya." Dimas tampak khawatir. Dimas ketiduran. "ASInya belum keluar, mungkin dia lapar jadinya rewel." ujar Miko yang tahu persis kondisi Ida. Ia yang lebih banyak mendampingi Ida. Miko telah mengutus mbok Darmini untuk membawakan makanan rumahan. Terutama sayuran hijau untuk memperlancar produksi ASI. "Terpaksa Aldo diberi s**u formula. Mudah-mudahan setelah ini ASInya segera lancar ya." Miko tampak sedih. "Iya, saya hampir putus asa." seru Ida. Ibu mana

