Tepat pukul dua siang, pasangan Dimas dan Ida tiba di rumah. Dimas langsung menggeret koper-koper Miko ke dalam. "Aku balik lagi ke kantor ya! Maaf tidak bisa menemani." Dimas langsung pamit usai mengantarkan koper istrinya ke dalam kamarnya. Sore ini ia akan kedatangan tamu penting dari luar sehingga harus segera kembali, padahal ia malas pergi lagi, namun urusan bisnisnya sangat penting dan tidak dapat diwakilkan kepada sekretarisnya. Mau tak mau ia harus hadir. "Oke, hati-hati ya!" Miko mengantar kepergian Dimas hingga ruang tengah. Ia terlalu lelah untuk berjalan kembali menuju teras rumah. "Kamu istirahat ya! Tidak perlu menungguku karena aku akan pulang larut." Dimas tahu Miko pasti kelelahan. Ia lantas mengecup kening istrinya penuh kasih. Sebelumnya ia sempat melirik ke kiri

