Melihat kondisi Ida yang tampak lemah, Dimas membatalkan niatnya pergi ke kantor. Urusan Ida jauh lebih penting di atas segalanya karena menyangkut keselamatan bayi mereka. Dirinya akan menjadi orang pertama yang menyesal jika terjadi sesuatu kepada kandungan Ida. Meskipun Dokter Budi telah memastikan tak ada yang serius namun Dimas tetap mencemaskan kondisi sang istri. Setelah memastikan Ida tertidur nyenyak, ia pun keluar. Tak jauh dari kamar istrinya, ia segera mengabari Miko tentang kesehatan Ida saat ini. "Sayang, aku mau memberi kabar penting kalau Ida sedang sakit. Tadi dia mengalami kram perut." Dimas memberitahukan kondisi Ida yang sedang tidak sehat. Walau bagaimana pun Miko harus mengetahuinya. "Kram? Terus sekarang bagaimana?" Terdengar suara Miko dilanda kepanikan begitu m

