Bab 59

1014 Kata

Sesuai dengan kesepakatan Dimas dengan kedua istrinya, senin sore ini pria tampan, mapan,rupawan dan juga dermawan itu pulang ke rumah istri keduanya, Ida. Ia harus menunaikan kewajibannya sebagai seorang suami yang bertanggung jawab memberikan hak-haknya kepada para istrinya. Begitu tiba di halaman rumah ia langsung memarkir mobilnya tanpa memasukkan ke garasi. Biarlah itu menjadi tugas sopirnya. Ia tak memiliki lagi energi. Dengan langkah gontai karena lelah setelah bekerja seharian ia berjalan menuju teras rumah. Di sana tampak sang istri muda menyambut kedatangannya yang telah terjadwal untuk tiga hari ke depan. Senyuman manis tersungging di bibir mungilnya yang bergincu merah muda. Begitu anggun dan mempesona. Siapapun yang melihat pasti akan setuju. "Assalamualaikum." Dimas mengu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN