Bab 69

1271 Kata

Dimas memandangi Ida yang tengah sibuk melahap Pempek Palembang yang sengaja dibeli olehnya tadi. Tak tanggung-tanggung dua porsi sekaligus Ida eksekusi. Wanita hamil di hadapannya itu seolah belum makan seharian. Betapa bergairahnya ia mengunyah Pempek kapal selam yang dilumuri oleh bumbu warna coklat kehitaman itu. Dimas sengaja memesan yang tak terlalu pedas bumbunya agar tak membahayakan kesehatan istrinya. Ia selalu memikirkan konsekuensi yang terjadi. "Enak?" Dimas menatap Ida seraya meminta penilaiannya. Ia membeli makanan itu dari langganannya. Miko sangat menyukainya, sepekan sekali mereka sering datang untuk menikmati kuliner asli Palembang tersebut. "Iya enak sekali. Rasanya pas dan tak terlalu pedas. Baru pertama kali saya makan Pempek seenak ini. Bang Dimas mau?" Ia menawar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN