Tepat pukul lima sore, Dimas kembali berada di rumah Miko. Wajahnya sedikit lebih cerah dari sebelumnya, pertanda kondisi hatinya sudah mulai tenang. Menghadapi permasalahan istri mudanya membuat hati dan pikirannya terganggu padahal masalah kantor juga menguras tenaganya. Beberapa hari belakangan ini ia kehilangan ketenangannya. "Sayang, bagaimana pertemuan kamu dengan Johny?" Miko langsung menyerbu suaminya. Tak lupa mengecup pipi kiri suaminya. Ia penasaran dengan rencana yang tengah disusun oleh Dimas dalam rangka menyelidiki pria bernama Oka. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua sudah teratasi. Aku ingin memberinya pelajaran. Johny yang akan mengurus semuanya. Dia akan minta bantuan teman-temannya." Dimas optimis jika usahanya akan berhasil. Ia berniat menyeret pria itu agar mend

