Miko menghampiri Dimas dan Ida saat acara kangen-kangenan mereka berdua telah berakhir. Cukup lama ia bersembunyi di ruang tengah. Miko memang ikhlas berbagi suami, tapi ternyata rasa cemburu itu tetap ada saat menyaksikan orang yang dicintai bermesraan dengan wanita lain. Padahal tindakan mereka tidak berlebihan dan itu hak mereka berdua. Mereka halal. Mungkin itu juga yang dialami oleh Ida beberapa waktu yang lalu saat ia tinggal di rumahnya. Miko jadi merasa bersalah. Miko semakin menyadari bahwa keputusan tak tinggal satu atap dengan madunya adalah keputusan yang tepat untuk menjaga perasaan masing-masing pihak. Tiba-tiba ia merindukan sosok guru spiritualnya, Umi Hamidah yang telah pensiun lantaran kepindahannya ke luar kota. Sejak kepergian wanita itu, dirinya merasa hampa dan tak a

