83. Tak Berharga

1582 Kata

Seorang pria yang memakai pakaian serba hitam, masuk ke dalam sebuah bar yang cukup ramai oleh pengunjung. Menenteng sebuah tas kerja berwarna hitam, ia menyapu pandangan sekitar. Pria itu menyeringai kecil ketika menemukan sosok wanita yang ia cari. Sedang duduk di sudut ruangan dengan kaca mata hitam bertengger di hidung. Tangan kanan perempuan yang dipoles indah dengan kutek berwarna merah itu memegang sebuah puntung rokok di mulut, sebelum ia menghembuskannya di udara. Membentuk kepulan asap berwarna putih. “Aku pikir kau pernah berjanji untuk tidak merokok lagi.” Pria itu berkata setelah sampai di meja perempuan itu. Mengambil tempat duduk seberang. Menyentakkan kepala ke depan, si perempuan tersenyum miring. “Aku memang sudah berjanji untuk tidak merokok lagi. Dan aku hanya melang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN