84. Potongan Informasi

1665 Kata

Erik sedang menekuri berkas-berkas di meja ketika pintu ruangannya terbuka. Tanpa melihat ke depan, ia berkata, “Sudah kubilang aku tidak ingin minum kopi, Becca. Oh sekalian bawakan hasil pertemuan dengan pihak UNI TV kemarin lusa.” Becca tidak menjawab, dan Erik pikir sekretarisnya itu telah pergi melaksanakan perintahnya. Akan tetapi ia mengernyit tatkala merasakan adanya kehadiran seseorang. Ia pun mendongak. “Hai.” Itu adalah Amy. Memasang senyum lebar di wajah ayu-nya yang terpoles make-up dengan sempurna. “Apa kabar Erik?” tanya Amy. Tanpa permisi menarik kursi di seberang Erik. Ia pun memutar-mutar kursi tersebut, mengamati ruang kerja Erik yang didominasi warna abu-abu. Erik mengabaikan Amy. Ia kembali menunduk untuk mengecek berkas-berkasnya. Sampai suara Amy terdengar kemba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN